My pRofiLe

Foto saya
Titi PapaN, Sumatera Utara, Indonesia
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

aRsiPqUe

Sabtu, 02 April 2011

keNaPA uKhtI beRsedIiih???

Mengapa kau terlihat muram
Begitu berat kah bebanmu
Hingga membuat cahayamu padam

Apakah kau pikir
Allah telah berbuat tidak adil kepadamu
Apakah kau pikir
Allah tidak menyayangimu

Hey Ukhti!..
Sadarlah..
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui
Sesungguhnya Ia tidak ingin kau terperosok ke dalam jurang kenikmatan
Yang dapat membuatmu lupa kepada-Nya
Sesungguhnya Ia ingin agar kau lebih dekat dengan-Nya
Apakah kau ingin mendapatkan azab-Nya?

Hey Ukhti!
Bersemangatlah..
Tersenyumlah..
Pancarkan cahayamu dengan senyum ketabahan dari wajahmu
Allah sedang mengujimu

Sesungguhnya Ia sedang mengukir dirimu
Menjadikan dirimu sesosok muslimah yang utuh
Dengan pahatan-pahatan-Nya

Sakit memang..
Tapi engkau akan mendapatkan keindahan dirimu
Bila kau mau bersabar


Wassalam
Athaya Vhie Trie

Kamis, 31 Maret 2011

Goresan Pena tuk Mantan Kekasihku

*Goresan Pena tuk Mantan Kekasihku*




Teringat saat ku putuskan hubungan terlarang kita saat itu,saat aku ingin belajar menjadi lebih baik. Kau begitu murka padaku,tapi aku lebih takut pada murka Allah Azza Wa Jalla.

Tak apa kau begitu marah padaku,sampai ku ingat kau putuskan hubungan ukhuwah kita. Kau tak mau mengenalku lagi,ini lah yang paling aku benci dari hubungan terlarang. Awalnya begitu indah,akhirnya begitu rendah. Tak ada lagi keindahan yang ada kebencian. Hingga aku tahu mengapa hubungan itu begitu terlarang,karna setelah keindahan itu hilang yang datang kebencian yang nyata,hilang pula ukhuwah islamiyah di antara kita. Aku bersyukur,aku tersadar sebelum aku tersungkur.


Begitu bencinya kah kau padaku,hingga masa di mana kau berkata,kau mencintaiku namun begitu menyakitkan ku tak membalas cintamu. Tidak..tidak seperti itu. Hati ini merasakan Rasa,namun ku ingin kau segera menyandingku. Namun yang ku terima adalah harapan-harapan palsu dengan alasan yang tak berarti,hanya untuk menghalalkan hubungan terlarang.


Maafkan aku,aku lebih rela kehilangan cintamu daripada aku harus kehilangan cinta sejatiku,Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Perih ini menjalar begitu saja ketika ku tahu kau bersanding dengan yang lain,namun perih ini pasti akan di gantikan dengan yang lebih baik,itu janji-Nya. Daripada aku menanggung perih dalam siksa api nerakaNya kelak dengan bahagiaku di dunia. Lebih baik aku menanggung perih sekarang dan aku akan mendapatkan yang jauh lebih baik,yaitu bahagia dengan pilihanNya dan bahagia dalam surgaNya.

Kini ku tahu, mencintai memang sangat mudah,tapi untuk meraih cinta kadang sangat sukar. Maka ku mulai belajar untuk mencintai tanpa harus ku terima balik cintanya. Namun semua itu tak berlaku padaNya. Aku mencintaiNya,Dia lebih mencintaiku. Aku melupakanNya,Dia tetap memberiku kasih sayang. Ketidak adilanku padaNya membuatku semakin jatuh cinta padaNya,sehingga ku mampu segera melupakanmu.

Aku memang tak pernah tahu apa itu jatuh cinta,setelah aku kehilangan cintaku. Begitu pun dengan apa yang aku rasakan,telah lama aku kehilangan rasa,hingga ku tersadar dari keterpurukanku. Aku benar-benar merasakan jatuh cinta,terasa setelah aku kehilangannya. Aku jatuh cinta pada Nya,aku begitu merindukanNya
Maafkan aku mantan kekasihku,karna ku telah jatuh cinta pada Kekasih Terindahku. Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Selasa, 29 Maret 2011

Tersenyumlah, Hati yang Remuk..



Tersenyumlah, Hati yang Remuk..

Teruntuk insan yang hatinya sedang diremukkan
Sapu air matamu yang mengalir deras
Redam bara emosi yang bergejolak memanas
Engkau tercipta bukan untuk menangisi zaman.

Ataupun menyesali duka lara
Usah tenggelam dalam kubangan nestapa
Jika cintamu mengalami kegagalan
Jika ta’arufmu kandas di jalan.

Tersenyumlah...
Awan hitam selalu menyimpan pelangi
Begitupun Sang Penggenggam nyawa
Dia selalu punya rahasia dan bijaksana
untuk membuat dewasa makhluk-Nya.

Cinta suci sedang menunggumu
Tetapi engkau harus sabar menantikan
Cinta itu akan menjemputmu
Di masa yang telah Dia rencanakan.

Teruntuk yang hatinya sedang diremukkan
Jangan berikan celah pada syaitan
yang membuat semangatmu terlemahkan
Perihnya duka bukanlah isyarat runtuhnya langit
Ataupun robeknya kulit bumi.

Allah menempa pribadi tangguhmu
Dalam butiran air matamu
Dalam jeritan derita batinmu
Dalam rintihan sesaknya nafasmu.

Teruntuk yang hatinya sedang diremukkan
Pasang surut laut adalah kepastian
Tawa dan tangis adalah kewajaran
Takdir-Nya menjadikan makhluk berpasangan.

Sebuah ketetapan Sang Penguasa
Jika engkau tak dapatkan pasangan di dunia
Bukan berarti Allah memberimu petaka
Tapi Dia sedang menyiapkan makhluk terindah
Yang menantimu di Jannah
Yang kan menemani jiwamu yang resah

Tersenyumlah...
Dalam kesabaran munajad panjangmu
Meski tajamnya duri mencabik-cabik lukamu
Meski remuk redam menyerang hatimu